Friday, July 11, 2014

Sebaiknya Saya Pilih Jus Buah atau Buah Segar?

Walaupun Jus Buah Lebih Mudah Diserap Tubuh, Tapi Buah Segar / Buah Potong punya lebih banyak
Manfaat seperti serat yang bagus untuk pencernaan dan mengobati sembelit.

Bagi yang malas mengkonsumsi buah, maka kita akan disarankan para ahli gizi untuk memperoleh manfaat buah dengan cara dibuat jus. Selain lebih mudah dalam mengkonsumsinya, jus buah juga lebih mudah untuk diserap oleh tubuh.

Perlu Anda ketahui, untuk mendapatkan manfaat maksimal dari nutrisi yang terkandung pada jus buah, sebaiknya jus dibuat tanpa gula tambahan (gula cair/gula pasir) ataupun sirop. Biarkan rasa manis berasal dari buah itu sendiri (fruktosa). Ini dianjurkan karena pemberian gula tambahan dan sirop malah akan mengurangi khasiat dari buah-buahan yang dibuat jus tersebut.

Selain itu, sebaiknya segera minum jus buat baru saja dibuat. Bila disimpan terlalu lama, vitamin yang ada dapat rusak oleh oksigen dan ultraviolet yang ada di sekitar kita. Jadi, buatlah jus ketika hendak diminum.

Perlu diingat, meski jus buah lebih disukai anak-anak. Sistem pencernaan mereka sebaiknya tetap dibiasakan mencerna buah potong /buah segar. Hal ini dilakukan agar anak-anak terbebas dari sembelit (susah buang air). Jadi, perlunya tetap mengonsumsi buah segar karena serat buat bermanfaat bagi lambung dan usus. Saat proses mengunyah, lambung akan bekerja dan membakar kira-kira 20 kkal.

Untuk kebutuhan harian, konsumsi buah yang ideal adalah 2-3 porsi perhari. Buah menjadi penting diasup setiap hari karena buah adalah sumber vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk membantu metabolisme energi, mengatur pertumbuhan dan berperan penting dalam pemeliharaan fungsi tubuh.

Memang, tubuh sebenarnya membutuhkan vitamin dan mineral dalam jumlah yang sangat kecil, namun sebagian besar vitamin dan mineral tidak dapat dibentuk oleh tubuh. Oleh sebab itu, untuk mendapatkannya harus didatangkan dari makanan, salah satunya dari buah potong segar ataupun jus.

Agar mendapat nutrisi yang beragam, ada tips dalam mengkonsumsi buah. Sebaiknya 2 atau 3 porsi sehari itu, kita memakan buah yang berbeda-beda. Sebagai contoh : misalnya pagi hari makan pisang, siang hari jeruk, dan malam hari makan buah pepaya. Makan pisang mengandung asam folat baik untuk ibu hamil, selain itu diperkaya dengan vitamin A dan B6 yang membantu menjaga imunitas tubuh. Jeruk sendiri dikenal sebagai sumber vitamin C yang digunakan untuk kekebalan tubuh. Dan pepaya bagus untuk menghaluskan kulit dan mengatasi radikal bebas yang terperangkap pada kulit karena mengandung vitamin E.

Jadi mulailah konsumsi buah setiap hari 2 – 3 porsi. Jika Anda sedang malas makan buah, boleh sekali-kali Anda jus, namun bila ingin mendapat manfaat maksimal maka konsumsilah buah potong / buah segar. Buah segar selain masih mengandung banyak serat yang baik untuk pencernaan, nutrisi yang terkandung dalam buah segar juga masih dalam struktur yang baik walaupun nutrisi jus buah lebih mudah diserap tubuh.

Friday, July 4, 2014

4 Tips Meningkatkan Metabolisme Tubuh

4 Tips Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Tahukah Anda Bahwa Kegemukan atau Terlalu Kurusnya badan dapat saja berpengaruh pada terganggunya proses metabolisme, lho kok bisa ya? Sebab proses metabolisme itu ada 2 yaitu menguraikan makanan yang masuk ke dalam tubuh menjadi bagian-bagian kecil dan juga proses penyerapan nutrisi makanan yang telah diuraikan.

Nah proses metabolisme yang terlalu cepat terkadang bisa mengakibatkan kegemukan, dan proses metabolisme yang lambat cenderung membuat manusia menjadi tampak kurus. Nah Proses metabolisme sendiri yang terkadang cepat atau terkadang lambat ini sebenarnya tidak hany dipengaruhi oleh konsumsi makanan dan olahraga saja. Bahkan kegiatan fisik sehari-hari yang tampaknya tidak berpengaruh terhadap kegemukan ternyata juga bisa berkontribusi besar pada proses metabolisme tubuh.

Nah kini kita sudah tahu bahwa naik-turunnya berat badan serta proses tertimbunnya lemak dalam tubuh bisa saja karena proses metabolisme yang terganggu. Lalu apa saja kebiasaan atau kegiatan sehari-hari yang dapat merusak proses metabolisme ini?

Makanan Tidak Pedas

Sebuah penelitian dari Jurnal Apepetite menemukan fakta bahwa ketika orang menambahkan cabai merah pada hidangan makan malamnya, maka mereka akan merasa lebih kenyang daripada yang tidak memakainya. Perhitungan kasarnya, makanan dengan rasa pedas akan membuat orang makan 30 persen lebih sedikit dibandingkan mereka yang makan makanan yang tidak pedas sama sekali.

Dalam penelitian tersebut merekomendasikan agar setiap orang dapat menambahkan rasa pedas ke dalam makanannya dengan cara memasukan paprika jenis capsaicin yang diketahui dapat mempercepat metabolisme. Kenapa bisa seperti itu? Sebab paprika merah yang dikonsumsi akan mengontrol pelepasan hormon yang mengatur nafsu makan serta meningkatkan kadar hormon stres pemicu keinginan makan.

Duduk Terlalu Sering

Nah setelah membaca ini Anda langsung mengerti, Jangan Duduk Terlalu sering. Kenapa tidak boleh? Sebab duduk selama tiga jam atau lebih per hari ternyata berpengaruh terhadap 74 persen peningkatan risiko sindrom metabolisme penyebab diabetes, penyakit jantung, obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

Selain itu juga orang yang banyak duduk menandakan dirinya sedikit sekali bergerak, sehingga menyebabkan otot tidak bekerja terlalu keras untuk membakar lemak dan berdampak pada sensitivitas hormon insulin.

Tidak Mencuci Bersih Bahan Makanan

Bahan makanan sekarang ini mungkin sudah mengandung banyak radikal bebas, sehingga dapat mengganggu kerja tubuh ketika kita memakannya. Hal ini diperkuat dengan sebuah studi pada tahun 2012 di Amerika, kesehatan lingkungan sangat terkait dengan polusi lingkungan, seperti pestisida yang digunakan pada sayuran dan buah-buahan.

Penelitian tersebut menemukan fakta bahwa dalam sel laboratorium, polutan tersimpan di jaringan lemak yang menyebabkan peradangan dan akhirnya berpengaruh pada jalur pengaturan metabolisme. Lalu bagaimana solusinya? Pilihlah produk organik, baik itu dari air penyiramannya, pupuk yang digunakannya serta anti hama yang dipakainya. Tanyakanlah hal itu pada penjualnya, jika mereka menjawab adanya penggunaan bahan-bahan kimia, sebaiknya hindari sayuran tersebut dan beralihlah ke organik yang lebih sehat.

Jarang Mencuci tangan

Beruntunglah bagi para muslim yang setiap hari sedikitnya 5 kali mereka mencucui tangan saat ingin ibadah, sebab mencuci tangan ini dapat mengurangi terinfeksinya berbagai virus yang membuat sakit dan mengganggu metabolisme tubuh. Menurut peneliti di Pennington Biomedical Center di Universitas Louisiana, ternyata ada hubungan antara virus pernapasan yang disebut adenovirus-36 dengan obesitas, seperti sebuah virus yang muncul menjadi sel induk sel lemak. Untuk itu, cucilah tangan sampai bersih untuk mengurangi risiko terkena infeksi virus tersebut.


Itulah dia keempat cara untuk meningkatkan metabolisme tubuh, silakan praktekan salah satunya. Namun jika Anda menginginkan hasil maksimal, lakukanlah kelima tips tersebut untuk meningkatnya metabolisme dengan cepat.

Yuk Ikuti Program 3J Polisi Untuk Menjaga Stamina

Yuk Ikuti Program 3J Polisi Untuk Menjaga Stamina

Menurut data yang diterima oleh Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak bahwa jumlah anggota polisi yang sakit sangat banyak, karena data tersebut dirinya mengakui prihatin pada personel kepolisian. 

Untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh terutama bagi anggota kepolisian yang sering keluar ke lapangan, Musyafak merekomendasikan anggotanya untuk menjalani program 3J.

"Selain anggota dilakukan medical check up, saya juga sosialisasikan pola hidup sehat. Saya sudah kirim TR yang isinya untuk mengimbau anggota melaksanakan pola hidup sehat dengan program 3J," papar Musyafak kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/6/2014).

Apa itu Program 3J Kepolisian?

"Satu, 'Jam Makan'. Jam makannya harus tetap. Kalau biasa jam makan siang itu jam 13.00, itu harus rutin jam 13.00," ujar Musyafak.

J yang kedua ialah Jumlah makanan yang dikonsumsi. Menurut Musyafak, jumlah makanan yang dikonsumsi, tidak harus banyak. Dan J yang ketiga yaitu jenis makanan yang dimakan.

Menurut Musyafak, sebaiknya anggota kepolisian itu tidak boleh makan-makanan yang mengandung kolesterol dan banyak lemak. Dan menyarankan makan buah karena banyak mengandung vitamin. "Jangan terlalu banyak mengandung kolesterol, lemak. Perbanyak makanan yang bervitamin. Buah-buahan itu bagus dikonsumsi setiap hari," katanya.

Musyafak juga mengimbau anggota untuk rutin melakukan olahraga. Jangan hanya pas mau masuk kepolisian saja rajin olahraganya, saat sudah jadi anggota polisi perlu juga olahraga rutin. Jangan sampai polisi gendut-gendut dan gak kuat lari. Disamping itu, Musyafak juga memberikan tips diet golongan darah dan pedoman golongan darah kepada para anggota.

"Misalnya saya gol darah A itu bagusnya vegetarian," lanjutnya.

Hal penting lainnya yang perlu diingat oleh anggota kepolisian agar staminanya tetap terjaga selama berdinas ialah tidak merokok. Musyafak menilai, sedikitnya ada2 hal dari rokok yang dapat mengganggu kesehatan.

"Kertas filter rokok itu kalau dibakar dapat menyebabkan penyumbatan pada pernafasan. Dan tembakaunya itu mengandung nikotin yang dapat menyebabkan stroke dan penyakit lainnya," tuturnya.

Terakhir, ia juga menyarankan anggota polisi untuk melaksanakan medical check up rutin yang diselenggarakan Polda Metro Jaya setahun sekali.

Wednesday, July 2, 2014

Tips Agar Puasa Tidak Lemas dan Tidak Ngantuk

Pernahkah Anda mengalami hal ini? Merasa ngantuk dan lemas saat menjalankan puasa sehingga aktivitas sehari-hari menjadi kurang produktif. Kenapa ya seperti itu? Ternyata penyebab sering mengantuk dan badan lemas tidak lain karena pola makan yang kurang tepat saat sahur. Sepertinya istilah 'You are what you eat' adalah sangat tepat untuk bisa kita jadikan pedoman kenapa kita malah ngantuk dan lemas saat berpuasa.

Mmenu yang dimakan saat sahur akan memengaruhi kinerja tubuh selama seharian penuh. Oleh karena itu asupannya harus diperhatikan, dan jangan mempunyai mindset bahwa untuk sahur kita harus kenyang supaya tidak cepat lapar saat menjalani puasa. Mindset ini haru kita ubah ya, sebab Praktisi gaya hidup sehat dr. Phaidon L. Toruan mengungkapkan beberapa kesalahan yang umum dilakukan orang saat makan sahur yang membuat tubuh tidak berenergi di kala puasa dan bagaimana cara mengatasinya.

1. Makan Karbohidrat Sederhana
Kita sebagai orang Indonesia biasa mengkonsumsi nasi saat sahur. Sebenarnya saat sahur kita harus makan-makanan yang tidak berbentuk karbohidrat sederhana seperti nasi. Memang akan cepat memberi energi namun akan cepat melaparkan. Seperti yang dijelaskan dr. Phaidon, nasi putih termasuk karbohidrat sederhana. Jenis kaborhidrat ini akan cepat menaikkan gula darah tapi dengan segera juga menurunkannya. Tubuh pun terasa lemas, ngantuk, cepat lapar, serta ingin makan dan makan lagi.

2. Minum Teh Manis / Kopi
Segelas teh manis hangat atau hidangan kopi untuk mencegah tidak tidur lagi setelah sahur memang bagus ya. Namun sebaiknya jangan terlalu sering mengkonsumsinya ketika sahur. Karena penambahan gula terhadap kopi dan the akan membuat tubuh menjadi cepat lemas. Gula memang bisa memberi tambahan energi dengan instan, tapi dr. Phaidon menjelaskan bahwa Gula itu adalah energi palsu. Seperti halnya karbohidrat sederhana, gula membuat kadar gula darah cepat naik tapi juga cepat turun. Akibatnya tubuh jadi cepat lemas.

3. Makan Terlalu Banyak
Sekali lagi soal mindset, banyak orang berfikir karena kita tidak makan selama lebih kurang 13 jam maka saat sahur harus makan sebanyak mungkin agar tidak menjadi lemas saat puasa. Alasan mereka tentu saja adalah agar mempunyai energi cadangan saat berpuasa. Ini sebenarnya adalah kesalahan, sebab makan terlalu banyak saat sahur justru malah membuat perut kekenyangan dan bertambah lemas. Pernah lihat orang yang tidur lagi setelah sahur? Mungkin itu menjadi bukti bahwa makan makanan yang terlalu banyak menimbulkan ngantuk dan lemas, belum lagi tingginya risiko gangguan pencernaan karena memaksa tubuh untuk mencerna makanan di waktu yang tidak seharusnya.

Sebanyak apapun Anda makan, proses pencernaan akan tetap berjalan seperti biasanya, dan perut pun kembali kosong setelah dua hingga tiga jam makanan dikonsumsi. Makan sahur dengan porsi besar hanya akan menambah kalori dan lemak yang berlebih pada tubuh sehingga Anda berpotensi menambah berat badan begitu puasa selesai.

Lalu apa dong solusinya agar tubuh tidak lemas dan tidak mudah ngantuk selama berpuasa? dr. Phaidon menyarankan untuk ganti the manis atau kopi Anda dengan jus buah yang diblender, tanpa perlu disaring agar tetap berserat dan tanpa perlu penambahan gula. Serat pada buah bisa membuat perut terasa kenyang lebih lama. Buah juga mengandung mineral dan vitamin yang menyehatkan tubuh. Selain itu disarankan juga meminum banyak air putih, minimal tiga gelas.

Setelah minum jus buah, baru Anda mengkonsumsi makanan dengan memilih hanya berkarbohidrat kompleks sebagai menu sahur lanjutan. Nasi merah, kentang rebus, oatmeal serta sayuran merupakan karbohidrat kompleks yang lama dicerna tubuh sehingga memberikan Anda energi yang lebih lama ketimbang karbohidrat sederhana. Konsumsi juga protein, tapi usahakan yang tidak digoreng. Misalnya dada ayam panggang, telur rebus, tahu/tempe bacem, atau kacang-kacangan.Source @ wolipop

Tuesday, July 1, 2014

Perawatan Tubuh dari Ujung Kaki hingga Kepala ala Artis



Catherine Wilson
Seorang artis, setiap bagian tubuh adalah investasi. Banyak para artis yang melakukan asuransi terhadap bagian tubuhnya bahkan pada beberapa mereka menjadi artis karena bagian tubuhnya dinilai sangat bagus didepan kamera. Salah satu aktris Indonesia Catherine Wilson selalu melakukan perawatan diri. Dirinya menyadari bahwa upaya melakukan perawatan tubuh adalah penting untuk dirinya apalagi kini usianya sudah menginjak kepala 3. Kira-kira seperti apa ya perawatan tubuh ala artis Catherine Wilson yang kabarnya dilakukan dari ujung rambut hingga kaki?

Rupanya, aktris sinetron 'Kau yang Datang dari Bintang' paling senang merawat tubuh sekaligus memanjakan diri dengan totok. Dia mengakui rutin melakukan totok wajah di sebuah pusat perawatan tubuh di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.

"Kalau ada waktu kosong, kayak syuting selesainya cepat, aku pasti memanjakan diri. Totok wajah terus pijat badan," ujar wanita yang akrab disapa Keket itu.

Aktris yang akrab dipanggil ‘Keket’ ini bukan hanya melakukannya pada wajah saja, tetapi juga terhadap tubuh yang dirasa pegal. Keket juga membocorkan, bahwa dirinya juga merawat bagian tubuh yang cukup penting untuk wanita.

"Aku totok payudara juga, payudara harus dirawat dong, dimasker, dipijat," ungkap aktris kelahiran 25 Februari 1981 itu.

Bentuk Tubuh Indah Catherine Wilson
  Dulunya Keket merawat kecantikannya dengan pergi ke dokter, namun karena hasilnya tidak memuaskan akhirnya Keket lebih memilih yang alami seperti totok ini.

"Dokter nyandu jadinya, begitu lepas krimnya jadi lebih parah. Mostly aku lebih alami. Bersihin muka, kalau ada jerawat ya pakai obat jerawat, pakai day cream, night cream," ucap Bintang film Cinta Silver.

Tidak hanya merawat keindahan wajah dan kesegaran kulitnya, tapi juga bentuk tubuhnya. Untuk menjaga bentuk tubuh, Keket mengaku hanya menjaga pola makan dan rutin berolahraga.

"Aku nggak terlalu jaga makan yang ketat banget, karena mau enjoy life juga. Tapi ya harus sadar diri, kalau sudah makan berat, harus lebih banyak makan sayur dan buah," ujar penyuka olahraga berenang dan lari itu.

Diakui Chaterine, dia bukan termasuk wanita yang benar-benar menjaga berat badannya agar bisa tetap langsing atau bahkan sangat kurus. Semasa masih aktif menjadi model pun dia tidak mau membentuk tubuhnya menjadi sangat kurus seperti model-model di luar negeri.

"Proporsional aja yang penting. Kekurusan juga bajunya jadi kurang cantik," kata wanita yang pernah terpilih sebagai 15 besar dalam pemilihan The Guess Watches and Elle Timeless Beauty International Model Search itu.
Source @ wolipop